Friday, November 8, 2013

Diet sih Diet Tapi gak gini juga keles

Berdiet agar tubuh langsing, boleh-boleh saja. Namun jangan sampai jadi terlalu lebay. Orang lain di sekitar Anda bisa jadi BT karenanya.

Penampilan memang perlu dijaga, salah satunya adalah menjaga berat badan. Untuk mewujudkan tubuh langsing proporsional, tidak sedikit dari Anda memilih proses diet. Namun jangan membuat Anda jadi terlalu terobsesi dengan diet, seperti yang dilansir dari citacinta:



1. Orang sekitar tidak nyaman
Terkadang secara tidak sadar Anda tenggelam dalam proses diet, membuat Anda promosi sana sini, mengoceh masalah pentingnya menjaga tubuh sehat dan langsing pada teman atau keluarga Anda.

Dikarenakan hal tersebut, orang-orang di sekitar Anda pun jadi merasa tidak nyaman. tidak heran jika mereka makan sembunyi-sembunyi, mereka tidak ingin Anda memberikan penilaian miring soal cara makan mereka.

2. Selalu tentang diet
Setiap bertemu teman, rekan kerja, keluarga, atau bahkan orang lain yang baru dikenal, topik favorit Anda adalah diet. Selain diet, Anda tidak tertarik melakukan obrolan. Hei, lawan bicara pun akan merasa bosan jika itu itu saja yang dibicarakan. Bisa-bisa Anda malah dijauhi.

3. “Pengajar”
Tidak semua orang ingin tahu berapa lemak, protein atau karbohidrat dari makanan yang dimakannya dan pukul berapa seharusnya makan. Beberapa dari mereka hanya ingin makan, tanpa embel-embel lain. Jadi, hindari bersikap seperti “pengajar”, kecuali memang mereka yang bertanya lebih dulu pada Anda.

4. Perusak selera
Mungkin secara tidak disadari Anda pernah melakukan hal ini. Ketika teman sedang bersemangat menyantap makanannya, misalnya burger. Tiba-tiba saja Anda berubah menjadi pusat informasi, membeberkan bagaimana burger dibuat, dan seperti yang telah disebutkan sebelumnya, sampai jumlah kalori atau lemak di dalamnya. Jika hal tersebut terus Anda lakukan setiap saat, Anda resmi merusak selera makannya.

5. Jarang diajak makan
Jika rekan kerja tidak mengajak Anda makan siang bersama, atau teman hangout selalu ngajak ketemuan di luar jam makan, kemungkinan besar mereka menganggap Anda tidak tertarik untuk isi perut. Eits, jangan kesal dulu dengan mereka. Coba koreksi diri, selama ini Anda kerap mengungkapkan kalau Anda rela tidak makan demi memiliki perut rata, dalam proses diet, harus makan sehat, bla…bla…bla….

Punya pengalaman yang sama seperti di atas?

Wednesday, November 6, 2013

Manfaat Teh Hijau

Adakah diantara Anda yang senang minum teh hijau? Apa sebenarnya manfaat teh hijau bagi kesehatan Anda?

Teh hijau dan teh hitam berasal dari tanaman yang sama disebut ‘camellia sinensis’, tetapi perbedaannya adalah dalam prosedur pengolahan. Daun teh hijau direbus dan dikeringkan dan tidak difermentasi. Semakin pendek waktu prosesnya akan memberikan rasa teh hijau menjadi lebih ringan dari teh hitam. Teh hijau juga menyimpan semua bahan kimia yang bermanfaat dan memberikan kesehatan pada tubuh. Rasa teh hijau ringan dan manis namun tidak kuat seperti teh hitam.


Beberapa senyawa dalam teh hijau adalah:

• Polifenol, seperti catechin
• Flavoroids
• Alkaloid, seperti kafein dan tehobronine
• Asam amino seperti tehanine
• Tanin
• Mineral seperti mangan dan Kalium

Catechin merupakan polifenol yang memiliki sifat antioksidan kuat terutama EGCG (Epigalloacatechin Gallate). Teh hijau memiliki jumlah polifenol yang lebih tinggi dibanding teh biasa. Ini, selain menjadi antioksidan yang efektif, juga menghambat pertumbuhan sel kanker, membantu menurunkan kolesterol LDL dan menghentikan pembentukan bekuan darah yang abnormal. Catechin juga bereaksi dengan racun yang diproduksi oleh bakteri berbahaya dan logam seperti kadmium, timbal dan merkuri. Proses mengukus digunakan dalam pembuatan teh hijau mencegah senyawa EGCG dari teroksidasi. Telah ditemukan bahwa dalam teh lain seperti teh hitam / reguler / oolong, pengolahan mengkonversi EGCG menjadi senyawa memiliki efek antioksidan minimal. Polifenol juga berkontribusi terhadap rasa teh. Flavoroids berpengaruh terhadap warna.

Manfaat Teh Hijau :

1. Penelitian telah menunjukkan bahwa minum teh hijau dapat memiliki efek positif pada organ vital, bisa mencegah kelelahan dan meningkatkan fungsi otak.

2. Membantu mencegah penyakit neurodegenerative seperti menghentikan penyakit Alzheimer.

3. Mencegah kanker karena mengandung antioksidan.

4. Pencegahan arthritis dan multiple sclerosis.

5. Mencegah degenerasi membran sel dengan menetralisir penyebaran radikal bebas.

6. Pembakar lemak yang potensial. Membantu tubuh untuk menggunakan lemak sebagai sumber
energi dengan meningkatkan metabolisme.

7. Membantu menurunkan kolesterol LDL. Mencegah pembentukan kolesterol jahat yang disebabkan oleh oksidasi.

8. Efektif untuk mengatasi tekanan darah tinggi.

9. Membantu mengatur fungsi usus.

Sampai saat ini, satu-satunya faktor negatf dari teh hijau adalah adanya kafein. Kafein dalam teh hijau memiliki kandungan 1/3 kafein seperti dalam teh hitam dan kurang dari kopi.

Beberapa efek negatif dapat dikurangi dengan minum teh ringan.

Apakah Anda suka minum teh hijau?